Wakapolri Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berintegritas dan Berhati Nurani
JAKARTA, Update Cerita Indonesia – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Dedi Prasetyo menegaskan pentingnya penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan mengedepankan hati nurani agar keadilan benar-benar dirasakan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat menutup Rakernis Reserse Kriminal Polri Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Bareskrim Polri.
Dalam arahannya, Komjen Pol. Dedi Prasetyo memperkenalkan konsep O2H, yakni otak, otot, dan hati sebagai pedoman utama bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
Menurutnya, aparat penegak hukum tidak hanya dituntut memiliki ketegasan dan kemampuan teknis dalam penyidikan, tetapi juga harus mengedepankan empati, rasa keadilan, serta sensitivitas terhadap kondisi masyarakat.
“Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, berintegritas, dan menggunakan hati nurani agar masyarakat benar-benar merasakan keadilan,” tegas Wakapolri dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti masih tingginya perhatian publik terhadap kualitas penegakan hukum di tingkat Polsek, Polres hingga Polda. Karena itu, pengawasan internal serta kualitas pelayanan kepada masyarakat harus terus diperkuat.
Selain itu, Wakapolri meminta jajaran reserse kriminal meningkatkan kapasitas dan profesionalisme penyidik, khususnya dalam penanganan perkara perempuan dan anak yang setiap tahun memiliki beban perkara cukup tinggi.
Menurutnya, kehadiran Polri harus mampu memberikan manfaat nyata sekaligus menghadirkan rasa aman dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Dalam kesempatan tersebut, Komjen Dedi turut mengapresiasi kinerja jajaran Reskrim Polri di seluruh Indonesia yang dinilai telah berkontribusi menjaga stabilitas keamanan nasional serta mendukung berbagai program strategis pemerintah.
Rakernis Reserse Kriminal Polri Tahun 2026 menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen jajaran reserse dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang humanis, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat.(Man)