Viral Dugaan Ketidakadilan LCC Kalbar, Ketua MPR Pastikan Juri Diganti dan Final Diulang

JAKARTA, Update Cerita Indonesia – Polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat akhirnya mendapat respons langsung dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, memastikan pelaksanaan final LCC Kalbar akan diulang setelah kontroversi penilaian di babak final viral dan menuai protes dari peserta maupun publik.

MPR RI juga mengakui adanya “kekurangan, keterbatasan, dan kekhilafan” dalam pelaksanaan lomba tersebut. Sebagai langkah evaluasi, dewan juri sebelumnya dipastikan tidak lagi dilibatkan dalam pelaksanaan ulang final dan akan digantikan oleh juri independen dari luar kesekretariatan.

Tak hanya itu, pimpinan MPR RI disebut akan melakukan pengawasan langsung terhadap jalannya perlombaan dari awal hingga akhir guna memastikan proses penilaian berlangsung transparan, objektif, dan profesional.

Kontroversi ini bermula ketika salah satu peserta dari SMAN 1 Pontianak merasa jawaban yang diberikan timnya dinyatakan salah, sementara jawaban serupa dari regu lain justru dianggap benar oleh dewan juri.

Momen tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu sorotan luas dari masyarakat, termasuk kritik terhadap profesionalitas pelaksanaan lomba yang membawa nama lembaga negara tersebut.

Dalam keterangannya, MPR juga mengapresiasi keberanian peserta yang menyampaikan protes secara terbuka. Sikap tersebut dinilai sebagai bagian dari pembelajaran demokrasi yang sehat bagi generasi muda.

Keputusan mengulang final LCC dinilai menjadi langkah penting untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus menjaga integritas kegiatan edukatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada pelajar.

Publik kini menunggu pelaksanaan ulang final LCC Kalbar berjalan lebih transparan dan adil agar polemik serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.(Man)

UpdateCerita TV