Tiang Listrik Halangi Akses Rumah Warga Bojong Nangka, PLN Diminta Proaktif Jamin Keselamatan

BOGOR, Update Cerita Indonesia — Keberadaan tiang listrik milik PLN yang berdiri tepat di depan pintu masuk rumah warga kembali menjadi sorotan. Kali ini, keluhan datang dari Munadi, warga Kampung Sanding 2 RT 11 RW 05, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang merasa akses rumah dan keselamatan keluarganya terancam akibat posisi tiang tersebut.

Munadi menyampaikan bahwa tiang listrik tersebut telah berdiri selama bertahun-tahun di dalam area perkarangan rumahnya dan hingga kini belum ada solusi konkret. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari sekaligus berpotensi membahayakan, mengingat tiang berada tepat di jalur keluar masuk rumah.

“Tiang listrik ini berdiri persis di depan pintu masuk rumah. Sangat mengganggu dan kami khawatir membahayakan keselamatan keluarga,” ujar Munadi.

Selain persoalan keselamatan, Munadi juga mengaku kebingungan terkait prosedur pemindahan tiang listrik. Ia menyebut adanya informasi bahwa pemindahan harus dilakukan dengan biaya sendiri yang nilainya tidak sedikit, sehingga memberatkan warga.

“Kami berharap ada solusi dari PLN. Kami takut, tapi juga tidak tahu harus bagaimana dan biayanya katanya mahal,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, PLN ULP Gunung Putri melalui Humas Ajeng Desy Rachmawati saat dikonfirmasi pada Selasa (3/2/2026) menjelaskan bahwa pemindahan tiang listrik dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

“Warga pemohon diminta bersurat terlebih dahulu melalui RT atau RW sebagai dasar permohonan pemindahan tiang listrik ke kantor PLN ULP Citeureup,” jelas Ajeng.

Namun demikian, warga berharap PLN tidak hanya berhenti pada penjelasan prosedural, melainkan juga lebih proaktif melakukan peninjauan lapangan, khususnya terhadap infrastruktur kelistrikan yang berada di area pemukiman padat dan berpotensi mengancam keselamatan publik.

Sebagai badan usaha milik negara yang menyelenggarakan layanan publik strategis, PLN diharapkan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kepastian layanan bagi masyarakat. Warga mendesak agar kasus seperti ini mendapat perhatian serius dan penanganan cepat, sehingga tidak menimbulkan risiko keselamatan di kemudian hari.(F)

UpdateCerita TV