SPPG Polri Jadi Sorotan Dunia, Delegasi Rockefeller Foundation Tinjau Langsung Sistem Pangan Indonesia
JAKARTA, Update Cerita Indonesia – Indonesia kembali menarik perhatian dunia internasional melalui inovasi pemenuhan gizi masyarakat yang dikembangkan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia lewat program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Model rantai pasok dan ekosistem pangan yang dibangun dalam program tersebut dinilai berhasil menghadirkan sistem pemenuhan gizi yang terintegrasi, aplikatif, dan berkelanjutan.
Sejumlah delegasi internasional dari Rockefeller Foundation bersama perwakilan Kementerian Luar Negeri Prancis bahkan turun langsung meninjau operasional program SPPG di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, para delegasi memberikan apresiasi terhadap konsep pelayanan pangan yang dikembangkan. Program SPPG dinilai mampu menghubungkan sektor hulu hingga hilir secara mandiri melalui integrasi kebun pangan, peternakan lokal, kolam bioflok, hingga kolaborasi dengan kelompok tani, akademisi, koperasi, dan pelaku UMKM daerah.
Program ini juga disebut menjadi salah satu model pelayanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat yang inovatif, terutama dalam upaya menekan angka stunting serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Melalui pendekatan berbasis komunitas dan pemberdayaan ekonomi lokal, sistem yang diterapkan dinilai tidak hanya berfokus pada distribusi pangan, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi secara berkelanjutan.
Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa inovasi lokal Indonesia mampu mendapat perhatian global dan berpotensi menjadi rujukan bagi negara lain dalam membangun sistem pangan berbasis masyarakat.
Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, model SPPG juga dinilai memperkuat sinergi lintas sektor antara aparat negara, masyarakat, dunia pendidikan, koperasi, hingga pelaku usaha kecil di daerah.(Man)