RBRA Wujud Komitmen Pemkab Bogor Beri Perlindungan Dan Pemenuhan Hak Anak

BOGOR, Update Cerita Indonesia - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) dengen menjamin perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Bogor, salah satunya melalui penyediaan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA), di Cibinong Situ Plaza.

Demikian dikatakan Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari saat menerima Tim Audit Standarisasi dan Anugerah RBRA di Kabupaten Bogor. Tim diterima di Ruang Rapat Wakil Bupati Bogor, Cibinong, Senin (4/11/2024). 

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor, perwakilan Forum Anak Kabupaten Bogor, dan Konselor Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kabupaten Bogor, perwakilan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Bogor.

Demikian dikatakan Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari mengatakan, verifikasi lapangan audit standarisasi ruang bermain ramah anak tahun 2024 di Kabupaten Bogor ini selain menjadikan suatu kebanggan tersendiri, juga menjadi motivasi dalam proses program perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Bogor.

“Sehingga, dapat tumbuh berkembang secara jasmani rohani dan sosial serta dapat berpartisipasi secara wajar sesuai  harkat dan martabat kemanusian, juga mendapat perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi,” kata Zaenal.

Zaenal menjelaskan, Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) itu penting keberadaannya karena dunia anak-anak adalah dunia bermain, anak sangat membutuhkan ruang bermain yang aman dan nyaman Sehingga mereka bisa bermain dengan gembira, terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan hal-hal yang membahayakan, terpenuhi hak tumbuh kembangnya secara optimal dan juga terhindar dari situasi dan kondisi yang diskriminatif.(Ricky)

UpdateCerita TV