Rambo Ali Sofyan Meledak: “Laporan Mangapul Sirait Disandera? Kami Siap Kepung Polres Bekasi Kota!
BEKASI, Update Cerita Indonesia -Penanganan laporan dugaan tindakan tidak terpuji yang melibatkan Mangapul Sirait, Ketua Umum Perisai Kebenaran Nasional, kembali menjadi sorotan publik. Kasus yang ditangani Polres Metro Bekasi Kota itu dianggap tidak menunjukkan perkembangan berarti, sehingga memicu kritik keras dari berbagai pihak.
Salah satu suara paling lantang datang dari Rambo Ali Sofyan, relawan pendukung Prabowo yang dikenal vokal. Ia menilai lambannya perkembangan kasus tersebut sebagai bentuk ketidakseriusan aparat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
Menurut Rambo, kasus tersebut telah bergulir selama beberapa bulan tanpa kejelasan.
“Penanganan laporan ini sudah mengkhawatirkan. Tidak ada perkembangan, bertolak belakang dengan semangat Presisi Polri,” tegas Rambo pada Sabtu (15/11/2025).
Rambo menduga lambannya proses tersebut menimbulkan tanda tanya publik.
“Kami mencium gelagat janggal. Kenapa laporan soal Mangapul Sirait dibiarkan menggantung? Kapolres harus lebih ketat mengawasi penyidiknya. Integritas Polres Bekasi Kota dipertaruhkan.”
Rambo menambahkan bahwa aparat tidak boleh kalah oleh intimidasi pihak mana pun.
“Polisi tidak boleh kalah oleh oknum yang bersembunyi di balik organisasi. Proses hukum ini seperti diperlambat. Ini mencoreng institusi Polri!”
Ia memperingatkan bahwa pihaknya siap mengambil langkah lebih besar jika laporan tersebut terus mandek.
“Kalau laporan ini terus disandera, kami akan turunkan massa. Kami kepung Polres Bekasi Kota! Jangan uji kesabaran kami.”
Menurut Rambo, ketidakjelasan proses penanganan hanya akan memperluas kecurigaan publik.
“Kapolres harus sadar bahwa masyarakat mengawasi. Media juga memantau. Jangan biarkan rakyat merasa dipermainkan.”
Kasus yang menyeret nama Mangapul Sirait ini memang sejak awal menarik perhatian publik. Namun mandeknya proses hukum memunculkan dugaan dugaan adanya perlakuan berbeda atau intervensi tertentu — sebagaimana diungkap sejumlah aktivis dan pemerhati hukum.
Hingga berita ini dirilis, Polres Metro Bekasi Kota belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru laporan tersebut.
Publik kini menunggu jawaban atas pertanyaan besar: Mengapa laporan itu tidak kunjung tuntas? Apa yang sebenarnya terjadi di dalam proses penyidikan?(F)