Pool Bus PT Putra Rezeki Trans di Cileungsi Disorot, Dugaan Ketidaksesuaian Izin Mencuat
BOGOR, Update Cerita Indonesia – Aktivitas operasional perusahaan otobus pariwisata PT Putra Rezeki Trans yang berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian sejumlah pihak. Perusahaan tersebut diduga menjalankan aktivitas operasional armada pariwisata di wilayah Bogor, sementara izin angkutan pariwisatanya disebut terdaftar di luar wilayah operasional.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim media, pool dan aktivitas keluar masuk armada bus pariwisata milik PT Putra Rezeki Trans terlihat aktif beroperasi di wilayah Mekarsari, Cileungsi. Namun demikian, muncul dugaan adanya ketidaksesuaian antara lokasi operasional perusahaan dengan administrasi izin yang tercatat pada Kementerian Perhubungan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait legalitas operasional usaha, pengawasan armada, hingga kepatuhan administrasi perusahaan terhadap regulasi transportasi dan perizinan usaha.
Sejumlah warga sekitar mengaku aktivitas armada bus pariwisata di lokasi tersebut berlangsung cukup padat, terutama saat akhir pekan dan musim libur. Meski demikian, masyarakat mempertanyakan apakah keberadaan pool bus tersebut telah memenuhi seluruh ketentuan perizinan maupun tata ruang wilayah.
“Kalau memang operasionalnya di Bogor, masyarakat ingin tahu apakah semua izinnya sudah sesuai atau belum. Karena aktivitas bus cukup ramai setiap hari,” ujar salah seorang warga sekitar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Selain aspek administrasi usaha, keberadaan pool bus pariwisata juga dinilai perlu mendapat pengawasan dari sisi keselamatan transportasi, dokumen KIR kendaraan, izin lingkungan, hingga dampak terhadap masyarakat sekitar.
Pengamat sosial, Johner Simanjuntak, menilai apabila benar terdapat ketidaksesuaian domisili izin dengan lokasi operasional usaha, maka kondisi tersebut perlu segera ditelusuri oleh instansi terkait.
“Perusahaan angkutan pariwisata wajib mematuhi ketentuan administrasi operasional, termasuk pelaporan cabang, pengawasan armada, serta izin pendukung lainnya. Jangan sampai ada aktivitas usaha besar tetapi pengawasannya lemah,” ujar Johner.
Masyarakat pun meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Kementerian Perhubungan, serta instansi terkait melakukan pengecekan menyeluruh terhadap legalitas operasional PT Putra Rezeki Trans di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi.
Selain itu, aparat diminta memeriksa kesesuaian izin usaha, dokumen operasional armada, izin pool, hingga status penggunaan lahan lokasi operasional perusahaan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak manajemen PT Putra Rezeki Trans, namun belum memberikan jawaban resmi hingga Senin (18/5/2026).