Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Program MBG di Cileungsi, Dorong Penambahan Dapur Bergizi

BOGOR, Update Cerita Indonesia — Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI tahun 2026 digelar di Aula Kantor Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pelaksanaan program serta mendorong penambahan fasilitas dapur MBG guna memenuhi kebutuhan warga.

Camat Cileungsi, Adi Henryana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa Kecamatan Cileungsi terdiri dari 12 desa dengan jumlah penduduk hampir mencapai 300 ribu jiwa, sehingga memiliki sasaran program yang cukup besar.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Ravindra dan seluruh narasumber. Wilayah Cileungsi cukup padat dan memiliki kebutuhan layanan yang besar,” ujarnya.

Menurut Adi, saat ini terdapat sekitar 21 dapur MBG di wilayah Cileungsi. Namun, dari jumlah tersebut, baru sekitar 19 dapur yang telah beroperasi dan melaporkan pendirian serta izin operasionalnya kepada pemerintah kecamatan.

Ia menilai jumlah tersebut masih belum mencukupi, terlebih dengan bertambahnya sasaran program yang kini mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Kami berharap melalui sosialisasi ini masyarakat memahami mekanisme pendirian dapur MBG, termasuk tata cara dan proses perizinannya. Kebutuhan di Cileungsi masih cukup besar,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi IX, Ravindra Airlangga, menyampaikan bahwa program MBG difokuskan pada peningkatan gizi masyarakat guna menekan angka stunting dan malnutrisi, khususnya di Kabupaten Bogor.

“Program ini difokuskan pada peningkatan gizi masyarakat, terutama bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, serta mendorong percepatan dapur bergizi di tingkat desa dan kecamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai pola makan sehat sekaligus mendukung program prioritas pemerintah dalam percepatan penurunan stunting.

“Sasaran utama program MBG adalah kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sebelum disasar ke peserta didik,” katanya.

Ravindra juga mendorong percepatan pembangunan dapur bergizi di tingkat desa untuk memperkuat distribusi makanan bergizi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Dukungan masyarakat sangat penting agar program MBG yang sudah berjalan dapat sukses dan memberikan manfaat optimal,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan menghadirkan narasumber dari pihak terkait yang memaparkan teknis pelaksanaan program, mekanisme pendirian dapur, serta membuka ruang tanya jawab bagi masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Cileungsi menyatakan optimistis, melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, mitra kerja Komisi IX DPR RI, serta partisipasi masyarakat, program MBG dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi kesehatan serta kesejahteraan warga.(F)

UpdateCerita TV