Kapolda Jabar Prioritaskan Pengamanan Wisata Laut Sukabumi Jelang Nataru 2025
SUKABUMI, Update Cerita Indonesia – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan meninjau kesiapan pengamanan di wilayah Kabupaten Sukabumi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan potensi kemacetan, kecelakaan, gangguan kamtibmas, hingga risiko bencana alam selama momentum libur panjang.
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik rawan, mulai dari perbatasan Jawa Barat–Banten, kawasan wisata Pantai Karanghawu, Polsek Cisolok, Pantai Citepus Palabuhanratu, Polsek Cibadak, hingga gerbang Tol Parungkuda yang kerap menjadi lokasi kepadatan arus kendaraan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memastikan kesiapan personel gabungan serta sarana prasarana pendukung pengamanan, terutama di kawasan wisata dan jalur rawan kemacetan. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki potensi wisata laut yang besar sehingga membutuhkan pengamanan ekstra.
“Ada beberapa tempat yang menjadi konsentrasi kerawanan. Tentunya Kabupaten Sukabumi dengan potensi lautnya ini kita prioritaskan untuk pengamanan, khususnya kunjungan wisata. Pantai Karanghawu salah satunya yang menjadi prioritas,” ujar Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan.
Selain keselamatan wisatawan, rekayasa dan pengaturan lalu lintas menjadi perhatian utama untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan. Meski demikian, Kapolda menyebut bahwa Kabupaten Sukabumi relatif aman dari potensi kepadatan ekstrem karena bukan jalur alternatif utama arus mudik.
“Yang rawan macet dan kecelakaan itu di beberapa titik seperti Nagrek, Cirebon, dan sejumlah ruas jalan tol. Kalau di Kabupaten Sukabumi tidak terlalu karena bukan jalur alternatif utama,” jelasnya.
Kapolda juga menyoroti meningkatnya potensi kriminalitas saat libur panjang. Seluruh jajaran telah disiapkan untuk melakukan patroli dan pengamanan intensif di titik-titik strategis.
Tak hanya itu, kewaspadaan terhadap bencana alam turut menjadi prioritas. Mengingat Sukabumi dalam beberapa waktu terakhir dilanda longsor dan banjir bandang, koordinasi lintas sektor dinilai sangat penting.
“Kriminalitas di semua tempat tetap berpotensi terjadi. Dan yang terakhir adalah bencana alam. Beberapa waktu lalu terjadi longsor dan banjir bandang. Ini perlu diantisipasi. Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian menegaskan dukungan penuh jajarannya terhadap instruksi Kapolda Jabar.
“Polres Sukabumi sudah menyiapkan personel, pos pengamanan, pos pelayanan, hingga pos terpadu di titik-titik dengan potensi peningkatan aktivitas masyarakat. Pengamanan kawasan wisata, jalur rawan kemacetan, dan potensi bencana menjadi fokus kami,” ujar AKBP Dr. Samian.
Melalui kolaborasi antara Polda Jabar, Polres Sukabumi, dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, diharapkan pengamanan Nataru 2025 berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan libur akhir tahun dengan aman dan nyaman.(Yogi Ramlan)