Halal Bihalal ASN, Bupati Asep Japar Dorong Integritas dan Umumkan Program Hunian Penyintas
SUKABUMI, Update Cerita Indonesia — Bupati Sukabumi, Asep Japar, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat komitmen dalam pelayanan publik serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi dan kegiatan Halal Bihalal 1447 H/2026 M yang digelar di halaman parkir Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (25/3/2026).
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya orientasi kerja ASN yang berpihak kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan agar ASN tetap fokus pada tugas pokok dan fungsi serta menghindari hal-hal yang tidak relevan dengan pekerjaan.
“Kita bekerja sesuai tugas kita. Sebagai ASN, kita harus menjalankan fungsi birokrasi dengan baik dan fokus pada pelayanan masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan melalui proses seleksi pejabat yang objektif dan berkelanjutan. Evaluasi kinerja dilakukan secara berkala guna memastikan setiap jabatan diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi dan komitmen.
Ia juga mendorong para pejabat, khususnya eselon III dan IV, untuk terus meningkatkan kapasitas diri serta siap berkompetisi secara sehat dalam mengisi jabatan.
“Ketika ada peluang, silakan bersaing secara profesional dan tunjukkan integritas sebagai ASN,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas kinerja dan dukungan yang telah diberikan selama ini. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan selama menjalankan tugas pemerintahan.
Selain itu, Bupati mengungkapkan rencana pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana di wilayah Palabuhanratu. Program tersebut akan diawali dengan peletakan batu pertama di Kampung Gempol, dengan target pembangunan sekitar 100 unit rumah.
Menurutnya, pembangunan kawasan yang direncanakan bernama Kampung Mubarakah itu diharapkan dapat menghadirkan lingkungan hunian yang aman dan layak bagi para penyintas bencana.
“Mudah-mudahan semua berjalan lancar, sehingga saudara-saudara kita yang terdampak bencana dapat segera menempati hunian yang lebih aman,” pungkasnya.(Yogi Ramlan)