Gaji Guru Indonesia Terendah Di ASEAN, Menjadi Tantangan Bagi Pendidikan

JAKARTA, Update  Cerita Indonesia – Gaji guru di Indonesia tercatat sebagai yang terendah di kawasan ASEAN, menimbulkan kekhawatiran mengenai kualitas pendidikan di Tanah Air. (3/4/2025)

Berdasarkan laporan dari Jobstreet yang dirilis pada Oktober 2023, rentang gaji guru di Indonesia hanya sekitar Rp2,4 juta hingga Rp5 juta per bulan, atau sekitar Rp28,8 juta per tahun. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Di Singapura, misalnya, gaji guru dapat mencapai antara S$50.000 hingga S$100.000 per tahun (sekitar Rp560 juta hingga Rp1,1 miliar). 

Sementara itu, di Thailand, gaji guru di Bangkok berkisar antara THB 30.000 hingga THB 50.000 per bulan (sekitar Rp13 juta hingga Rp22 juta), sedangkan di Malaysia, gaji tahunan seorang guru berkisar antara MYR 25.000 hingga MYR 50.000 (sekitar Rp82 juta hingga Rp165 juta).

Kesenjangan ini juga terlihat dalam sektor pendidikan tinggi. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Cholil Nafis, dalam salah satu pernyataannya, menyebutkan bahwa gaji dosen di Indonesia juga jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara Asia Pasifik. 

Sebagai contoh, gaji dosen di Indonesia hanya sekitar Rp4,2 juta per bulan, sementara di Hong Kong mencapai Rp94 juta, Jepang Rp44 juta, dan Singapura Rp72 juta per bulan.

Kondisi ini mengindikasikan adanya masalah besar dalam penghargaan terhadap tenaga pendidik di Indonesia. Meski peran guru dan dosen sangat vital dalam kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter bangsa, rendahnya gaji yang diterima berpotensi memengaruhi motivasi dan kualitas pengajaran di tanah air.

Pengamat pendidikan menilai bahwa pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru dan dosen sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. 

Mereka juga ia mengingatkan bahwa kesenjangan ini dapat memperburuk ketimpangan pendidikan dan memperlambat proses pembangunan sumber daya manusia di negara ini.

Ke depan, diperlukan langkah-langkah strategis yang lebih konkret agar gaji guru di Indonesia dapat lebih bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya dan mendorong mereka untuk terus memberikan yang terbaik dalam mendidik generasi penerus bangsa.(Syah)

UpdateCerita TV