“Cileungsi Bukan Tempat Sampah!” DPRD Bogor Desak Hentikan Kiriman Sampah dari Tangsel

BOGOR, Update Cerita Indonesia –Rencana Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) yang akan mengalihkan pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, menuai penolakan keras dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, H. Beben Suhendar.

Diketahui, sebanyak 200 ton sampah per hari direncanakan akan dikirim ke Cileungsi selama 14 hari ke depan. Menanggapi rencana tersebut, politisi Partai Gerindra itu menegaskan bahwa Cileungsi bukanlah lokasi pembuangan sampah.

“Cileungsi bukan tempat pembuangan sampah! Kecuali kawasan Luna (Lulut–Nambo) yang berada di Kecamatan Klapanunggal. Di luar itu tidak boleh ada yang buang sampah,” tegas H. Beben Suhendar kepada wartawan. Rabu (8/1/2026).

Ia menilai, terlebih jika sampah tersebut berasal dari luar daerah seperti Kota Tangerang Selatan, maka hal itu tidak dapat dibenarkan dan berpotensi menambah persoalan lingkungan di Kabupaten Bogor.

H. Beben mengungkapkan bahwa informasi terkait rencana pembuangan sampah tersebut ia peroleh sejak subuh. Mengetahui kabar itu, ia langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Saya dapat info itu tadi subuh, saya langsung respons dan komunikasi via telepon kepada DLH dan Camat agar mencari informasi tersebut. Jika benar, hentikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, H. Beben menegaskan bahwa persoalan sampah di Kabupaten Bogor sudah menjadi isu nasional. Ia juga mengingatkan bahwa belum lama ini telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kabupaten Bogor dan Kota Bogor di hadapan Gubernur Jawa Barat terkait proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang direncanakan berlokasi di Galuga.

Program PSEL tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di wilayah Bogor.

“Saya menyaksikan langsung penandatanganan MoU itu. PSEL ini harus bisa terwujud agar persoalan sampah di Kabupaten dan Kota Bogor dapat tertangani dengan baik,” tutupnya.(F)

UpdateCerita TV