Aktivis: Kades Bojong Kulur Harus Mundur, Jangan Tunggu Bupati!

BOGOR, Update Cerita Indonesia –

Aksi ribuan warga Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, meledak menjadi unjuk rasa besar-besaran pada Senin (15/9/2025). Massa turun ke jalan dengan satu tuntutan utama: Kepala Desa Firman Riansyah harus mundur dari jabatannya.

Demonstrasi ini merupakan puncak dari akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap kepemimpinan Kades Firman, yang dinilai tidak lagi mencerminkan aspirasi rakyat dan sarat dengan kebijakan yang dianggap menyimpang.

BPD Bojong Kulur Keluarkan Rekomendasi Nonaktifkan Kades

Setelah tekanan publik yang sangat kuat dan desakan yang terus bergulir, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bojong Kulur secara resmi mengeluarkan rekomendasi untuk menonaktifkan Firman Riansyah dari jabatannya sebagai Kepala Desa.

Langkah ini dianggap sebagai respons atas gelombang ketidakpercayaan publik, yang sudah tak bisa dibendung lagi.

Johner Simanjuntak: Jangan Tunggu Putusan Bupati, Mundur Sekarang!

Aktivis Sosial Kabupaten Bogor, Johner Simanjuntak, angkat bicara menanggapi situasi tersebut. Ia menilai bahwa langkah mundur seharusnya sudah diambil Kades Firman tanpa perlu menunggu putusan dari Bupati atau alasan birokrasi lainnya.

“Terkait tuntutan warga Bojong Kulur itu, harusnya Kadesnya mundur. Jangan menunggu putusan Bupati segala atau alasan aturan lain,” ujar Johner tegas.Rabu (17/9/2025)

Ia menambahkan bahwa kehilangan kepercayaan dari masyarakat adalah bentuk mosi tidak percaya yang sah, terlebih pemimpin desa adalah pejabat politik hasil pemilihan langsung.

“Kalau dia ngotot bertahan, itu hanya memperkeruh suasana. Bisa memicu gelombang massa yang lebih besar lagi,” tambahnya.

Krisis Kepercayaan Tak Bisa Diabaikan

Menurut Johner, demonstrasi warga bukanlah tanpa alasan. Ia meyakini bahwa terdapat banyak kebijakan atau tindakan dari Kades yang dianggap menyimpang oleh masyarakat, meskipun belum seluruhnya terbuka ke publik.

“Kades itu dipilih rakyat. Maka ketika rakyat sudah tidak percaya, mundur adalah sikap terhormat, bukan kelemahan,” tukasnya.

Solusi Harus Cepat dan Tegas

Situasi sosial di Desa Bojong Kulur kini menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk aktivis dan tokoh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bogor diminta segera merespons rekomendasi BPD dan aspirasi warga agar ketegangan tidak terus berlarut.

Gelombang desakan warga telah menggerakkan BPD. Kini semua mata tertuju pada Kepala Desa Firman Riansyah — akankah ia legowo mengikuti aspirasi rakyat, atau tetap bertahan di tengah badai ketidakpercayaan?(F)

UpdateCerita TV