45 Sekolah Rakyat Siap Diluncurkan, Pemerintah Targetkan Pendidikan Gratis

JAKARTA, Update Cerita Indonesia – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) siap meluncurkan 45 Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah ini akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru Juli 2025 dan menargetkan siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. “Kami ingin memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Sekolah Rakyat akan menjadi solusi bagi anak-anak yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan formal,” ujarnya.

Dari total 211 lokasi yang direncanakan, 45 Sekolah Rakyat telah siap digunakan pada tahap pertama. Sekolah-sekolah ini akan beroperasi di aset milik Kemensos, yang mencakup 33 sentra, enam balai, empat Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), Poltekesos, serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Profesi (Pusdiklatprof). Sementara itu, 164 lokasi lainnya masih dalam tahap pengembangan, terdiri dari 38 lokasi dengan bangunan yang sudah ada serta 126 lokasi berupa tanah yang masih perlu dibangun.

Sekolah Rakyat ini akan beroperasi dengan sistem asrama, di mana seluruh biaya pendidikan, termasuk kebutuhan hidup para siswa, akan ditanggung oleh pemerintah. “Kami akan menyediakan tempat tinggal, makanan, serta fasilitas pendidikan yang layak agar anak-anak bisa fokus belajar tanpa harus khawatir soal biaya,” tambah Saifullah Yusuf.

Tenaga pengajar di Sekolah Rakyat akan direkrut dari guru-guru yang telah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) di wilayah masing-masing. Hal ini diharapkan dapat memastikan kualitas pembelajaran yang baik bagi para siswa.

Salah satu daerah yang telah siap menyelenggarakan program ini adalah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pemerintah daerah setempat telah mengusulkan penggunaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Klatak, Kalipuro, sebagai lokasi sementara untuk Sekolah Rakyat di daerah tersebut.

Pendaftaran siswa dan rekrutmen guru akan dimulai pada April 2025, dengan target memulai kegiatan belajar-mengajar pada Juli 2025. Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan meningkatkan taraf hidup mereka di masa depan.(F)

UpdateCerita TV