Tudingan Kades Kutamekar Sesatkan Warga, PT WK Bendungan Cibeet Proyek Nasional

BOGOR, Update Cerita Indonesia - Tudingan yang disampaikan Kepala Desa Kuta Mekar, kecamatan Cariu kabupaten Bogor serta warga adanya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan proyek Bendungan Cibeet yang dikerjakan PT Waskita Karya (WK) di beberapa Media online dinilai menyesatkan pemahaman masyarakat.

Selain itu pihak PT Waskita Karya juga dituding juga melakukan pembuangan tanah ke Kali Cibeet yang menyebabkan pendangkalan dan penyempitan sungai dan dalam pengerjaan proyek ini juga dituding belum memiliki izin lingkungan.  

?Pihak PT Waskita Karya selaku kontraktor Proyek Strategis Nasional (PSN) yang melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Barat meminta Kades jangan sesatkan informasi pada warga dan jangan memprovokasi warga.

Melalui PM PT Waskita Karya Perwakilan Kepala Seksi administrasi Kontrak, WK Bika BBP KPR KSO, menanggapi dan menyampaikan Klasifikasi.

?"Tudingan Kepala Desa Kutamekar bersama warga soal pelanggaran, seperti pembuangan tanah di pinggir sungai yang dikhawatirkan menyebabkan pendangkalan dan penyempitan aliran sungai danaset jalan desa rusak tanpa izin tidak benar", ujar ?Arnanda Aditya Budi Aptama selaku Kepala seksi ADM Kontrak.

Menurutnya? soal tudingan Batching Plant, kades Menuding PT Waskita Karya tidak punya AMDAL dan izin lingkungan. Meminta proyek dihentikan sementara sampai ada kejelasan tidak berdasar 

"Proyek ini Proyek Strategis Nasional jadi apa yang ditudingkan Kades Kutamekar tidak benar, PT Waskita Karya mengerjakan proyek ini tidak asal dan semua izin dan SOP komplit dan itu semua Pemerintah Pusat Provinsi dan Daerah sudah mengetahui", katanya Rabu 4 Juni 2025

?  Arnanda Aditya menjelaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan sesuai metode engineering pekerjaan yang berjalan saat ini adalah pembuatan dinding hilir Spillway atau bangunan pelimpah. 

"Tujuannya untuk menjaga tanah di pinggir sungai dari gerusan air, terutama saat air meluap atau cuaca ekstrem", jelasnya 

??Dirinya memaparkan bahwa akses jalan di kampung Cipicung RT 2 RW 1, Blok Sariawan itu sudah di bebaskan oleh Negara, yang nantinya akan menjadi akses jalan umum untuk masyarakat. 

??"Terkait jalan desa sebetulnya sudah bukan urusan kami, karena kami sebelum mendapatkan proyek ini negara tentunya sudah di urus. Artinya kami hanya mengerjakan proyek ini sesuai Pinlock dan site plan yang ada",paparnya

?Ia menegaskan? justru jalan ini nantinya akan kami bangun lebih lebar dan dapat di akses oleh warga Kutamekar dan masyarakat umumnya", tegasnya

??Masih kata Arnanda, "Sama halnya dengan titik Batching Plant tentu sudah sesuai progres kerja yang kami terima, terkait AMDAL dan izin lingkungan kami rasa stakeholder sudah urus. Dan di setiap 3 bulan sekali pun kami selalu melaporkan ke pihak terkait", ucapnya 

??Selain itu terang Arnanda kendala dilapangan sangat serius selain banyak tantangan pelepasan di kawasan pemukiman milik warga sekitar. Pihaknya harus rela bekerja ekstra yang mana sebagian warga ada yang tidak mau direlokasi tidak rela dan tidak terima meninggalkan tempat tinggalnya asalnya 

"Kami (PT. Waskita karya) melalui Humas berupaya mengedukasi sebagian masyarakat secara berkala dengan cara door to door, Bahkan Humas kami kerja ekstra dengan cara pendekatan kepada warga terdampak, memberikan pemahaman yang belum memahami (Edukasi) dan juga beberapa warga memerlukan perlindungan", tuturnya 

?Bukan Itu saja tambahnya ada beberapa hal kejadian yang menjadi hambatan pekerjaan proyek kami ini. Sehingga pekerjaan yang dimulai dari 2023 ini masih di bawah 10 persen secara keseluruhan.

?"?Memang sebagian warga yang masih menempati/menghuni rumahnya menolak untuk direlokasi padahal titik area tersebut masuk dalam progres kerja kami, Tentu sangat terhambat", imbuhnya 

??Menyikapi beberapa masalah yang di nilai sebuah ancaman oleh beberapa oknum masyarakat yang menghambat proyeknya dan sempat ada pengerusakan serta ada ancaman melalui voice not (VN) pihaknya sudah melaporkan ke aparat penegak hukum, 

??"Kendala lain seperti ancaman anarkis dan ancaman lainnya pihak kami sudah melaporkan kejadian tersebut, informasi terakhir pihak kepolisian sedang melakukan pendalaman dalam kasus ini", tukasnya 

??Pihaknya berharap Proyek Strategis Nasional Bendungan Cibeet ini dapat berjalan sesuai target yang sudah ditetapkan mengacu peraturan Presiden terbaru 

?"Untuk semua stack holder, Forkopimcam,  Pemdes mulai dari tingkat RT serta lainnya berharap mendukung program Negara. Adanya proyek Bendungan Cibeet ini nantinya dapat dirasakan dan bisa bermanfaat oleh khalayak banyak",tutupnya.(F)

UpdateCerita TV