Tiga Kali Ganti Kontraktor, Pembangunan Gedung KDMP Desa Sukamakmur Belum Rampung

BOGOR, Update Cerita Indonesia – Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian masyarakat setelah proyek tersebut disebut tidak menunjukkan aktivitas pembangunan selama beberapa bulan pasca Hari Raya Idul Fitri 2026.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi, aktivitas pembangunan gedung tersebut sempat terhenti dalam waktu yang cukup lama sehingga menimbulkan pertanyaan terkait progres pengerjaan proyek yang menggunakan anggaran negara.

"Semenjak habis Lebaran sudah tidak ada aktivitas pembangunan lagi sampai sekarang," ujar salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi proyek.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat mengenai penyebab terhentinya pekerjaan serta kepastian penyelesaian pembangunan gedung yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat desa.

Informasi lain disampaikan oleh seorang anggota Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut. Menurut keterangannya, proyek pembangunan Gedung KDMP Desa Sukamakmur disebut telah mengalami pergantian kontraktor hingga tiga kali selama proses pelaksanaan.

"Sudah tiga kali ganti kontraktor, tetapi pembangunan belum selesai juga," ungkapnya.

Babinsa tersebut juga menyebut bahwa anggaran pembangunan yang bersumber dari Dana Desa Sukamakmur dengan nilai sekitar Rp800 juta dikabarkan telah dicairkan. Namun demikian, informasi tersebut perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pemerintah desa maupun pihak terkait yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proyek.

Adanya informasi mengenai pergantian kontraktor berulang kali dan belum selesainya pembangunan meskipun anggaran disebut telah direalisasikan memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan proyek.

Masyarakat berharap pemerintah desa dan instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi proyek, kendala yang dihadapi, serta target penyelesaiannya guna menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana pembangunan.

Saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (10/6/2026), Komandan Rayon Militer (Danramil) Sukamakmur, Kapten Arm A. Syarifudin, menyampaikan bahwa pembangunan gedung tersebut saat ini telah kembali dilanjutkan.

"Ya sudah mulai lagi dikerjakan," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai penyebab sempat terhentinya pekerjaan serta kendala yang dihadapi selama proses pembangunan, Danramil tidak menjelaskan secara rinci dan hanya berharap proyek dapat segera diselesaikan.

"Yang penting dibangun. Kalau saya, biar cepat selesai. Semoga tidak ada kendala lagi," tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Desa Sukamakmur maupun pihak pelaksana proyek terkait alasan penghentian sementara pekerjaan, mekanisme pergantian kontraktor, serta rincian penggunaan anggaran pembangunan. 

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.(F)

UpdateCerita TV