Sampah Tangsel Masuk PT Aspek Kumbong Warga Sebut Masuk Sejak Awal Tahun

BOGOR, Update Cerita Indonesia – Camat Cileungsi, Drs. Adi Henryana, AP., M.Si, menanggapi adanya praktik pembuangan sampah dari wilayah Kota Tangerang Selatan ke wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Klarifikasi tersebut disampaikan kepada awak media pada Kamis (8/1/2026).

Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat, Camat Cileungsi menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan lokasi pembuangan sampah tersebut.

“Saya mencoba mengecek kebenarannya, sampah tersebut dibuang ke mana. Dari informasi yang kami terima, ternyata sampah disampaikan atau dibuang ke PT Aspek Kumbong,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Cileungsi kemudian mengunjungi PT Aspek Kumbong dan memastikan bahwa terdapat aktivitas pengelolaan sampah dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan di lokasi tersebut.

“Tadi siang kami dari Pemerintah Kecamatan Cileungsi mengunjungi pihak PT Aspek Kumbong, dan memang benar ada pembuangan sampah ke sana. Pemkot Tangerang Selatan melakukan kerja sama pengelolaan sampah dengan PT Aspek Kumbong yang dilaksanakan mulai tanggal 7 Januari 2026 dan direncanakan berlangsung selama 14 hari ke depan,” ungkapnya.

Menurutnya, dari hasil peninjauan di lapangan, sampah yang masuk langsung diolah menggunakan instalator dengan suhu pembakaran sekitar 800 hingga 900 derajat Celsius.

“Sampah dimasukkan ke dalam instalator, dipanaskan hingga lebur, kemudian abu sisa pembakaran dibawa ke PT PPLi. Jadi tidak ada penumpukan sampah seperti yang dibayangkan,” jelasnya.

Namun demikian, Adi Henryana menyayangkan adanya dugaan miskomunikasi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan Pemerintah Kabupaten Bogor terkait kerja sama tersebut.

“Koordinasi antara Pemkot Tangerang Selatan dengan Pemkab Bogor kemungkinan terjadi miskomunikasi, dan ini sangat disayangkan. Ke depan kemungkinan akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan dinas terkait, termasuk memanggil pihak PT Aspek Kumbong,” katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat Cileungsi dan insan pers agar tidak terpancing isu yang menyebut akan terjadi penumpukan sampah di wilayah Cileungsi.

“Kami memastikan sampah itu tidak dibuang ke TPS atau TPA sehingga menimbulkan penumpukan dan bau. Yang saya lihat di lapangan, semuanya dikelola dengan sistem pengolahan,” tutupnya.

Sementara itu, menurut keterangan warga sekitar bernama Jiun, aktivitas masuknya mobil sampah dari Tangerang ke wilayah tersebut disebut telah berlangsung sejak pasca Tahun Baru 2026, bahkan sebelum tanggal 7 Januari 2026 sebagaimana disampaikan pihak kecamatan.

“Masuk mobil sampah dari Tangerang mulai habis tahun baru. Sebelum tanggal 7 sudah masuk ke sini sampah dari Tangerang,” ujar Jiun.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Aspek Kumbong belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan keterangan resmi.

UpdateCerita TV