Reses di Pasawahan, Warga Tagih Kelengkapan GOR dan PJU kepada DPRD Sukabumi

SUKABUMI, Update Cerita Indonesia – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) II, Aang Erlan Hudaya, menggelar Reses II Tahun 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Pasawahan, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut dihadiri Kepala Desa Pasawahan Dahlan Sudarlan, perwakilan Kecamatan Cicurug, tokoh masyarakat, serta warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat.

Dalam sambutannya, Aang Erlan Hudaya menyampaikan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan reses kali ini cukup tinggi. Menurutnya, banyak warga yang datang dengan membawa usulan dan kebutuhan pembangunan yang dinilai penting bagi kemajuan wilayahnya.

“Dalam reses kedua tahun 2026 ini, saya melihat antusiasme warga sangat tinggi. Banyak yang datang membawa daftar usulan pembangunan untuk disampaikan langsung kepada wakil rakyat. Model reses seperti ini yang dibutuhkan warga, datang, duduk bersama, mendengar lalu mencatat. Tanpa protokoler yang bertele-tele, aspirasi bisa langsung sampai kepada dewan,” ujar Aang.

Pada sesi dialog, sejumlah aspirasi mengemuka dari masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi Gedung Olahraga (GOR) Pasawahan yang telah berhasil dibangun, namun dinilai belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena masih kurangnya fasilitas penunjang.

Kepala Desa Pasawahan dan perwakilan warga menyampaikan apresiasi kepada Aang Erlan Hudaya atas dukungannya dalam merealisasikan pembangunan GOR yang selama ini menjadi harapan masyarakat. Namun mereka berharap pembangunan tersebut dapat disempurnakan dengan melengkapi sarana dan prasarana yang masih dibutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Dewan karena impian masyarakat memiliki GOR kini sudah terwujud. Namun kami masih membutuhkan fasilitas pendukung seperti penerangan yang memadai, kamar ganti, toilet, serta Penerangan Jalan Umum (PJU) yang masih kurang di beberapa titik,” ujar salah seorang perwakilan warga.

Berdasarkan pantauan dan keterangan masyarakat, bangunan utama GOR telah berdiri dan menjadi salah satu aset publik yang diharapkan mampu menunjang kegiatan olahraga, kepemudaan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Namun keterbatasan fasilitas pendukung membuat pemanfaatannya belum berjalan maksimal.

Menanggapi hal tersebut, Aang Erlan Hudaya menyatakan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan di tingkat legislatif.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah bangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana fasilitas tersebut dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini akan kami catat dan perjuangkan. Termasuk kebutuhan kelengkapan fasilitas GOR serta penambahan PJU yang menjadi kebutuhan warga. Aspirasi ini akan kami bawa dan kawal dalam pembahasan di tingkat dewan,” tegasnya.

Melalui kegiatan reses tersebut, masyarakat berharap berbagai usulan yang telah disampaikan tidak berhenti pada tahap pencatatan, melainkan dapat direalisasikan sehingga pembangunan yang telah berjalan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi warga Desa Pasawahan.(Yogi Ramlan)

UpdateCerita TV