Reses di Kutajaya, Anggota DPRD Sukabumi Serap Aspirasi Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan
SUKABUMI, Update Cerita Indonesia – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Edi Sudrajat, menggelar kegiatan reses di Kampung Pasir Tengah, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan yang masih didominasi persoalan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.
Dalam dialog bersama warga, Edi Sudrajat menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, dalam dua tahun terakhir terdapat perbedaan signifikan dalam realisasi aspirasi akibat penyesuaian kebijakan serta kondisi anggaran daerah.
“Beberapa tahun ini, terutama dua tahun terakhir, aspirasi dari teman-teman dewan itu bagaimana bisa menutupi program pemerintah. Maka kita lebih fokus ke infrastruktur jalan, khususnya jalan kabupaten,” ujarnya.
Selain infrastruktur jalan, Edi juga menyebut adanya usulan pembangunan di sektor pendidikan yang telah masuk dalam perencanaan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa seluruh program yang akan direalisasikan tetap mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah serta disesuaikan dengan kemampuan fiskal Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Ia mengakui adanya perbedaan kondisi pembangunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp720 miliar dan berdampak pada berbagai sektor pembangunan di daerah.
“Efisiensi anggaran dari pusat cukup besar, sehingga berimbas pada pembangunan di daerah, baik secara langsung maupun tidak langsung,” katanya.
Meski demikian, sebagai wakil rakyat, Edi Sudrajat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong agar aspirasi masyarakat dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah, meskipun realisasinya harus dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
Ke depan, Edi berharap kondisi fiskal daerah dapat kembali normal sehingga aspirasi masyarakat, khususnya pembangunan jalan lingkungan dan jalan setapak yang menjadi kebutuhan dasar warga, dapat kembali direalisasikan secara lebih optimal seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
“Mudah-mudahan ke depan kondisi anggaran kembali normal, sehingga aspirasi masyarakat bisa terakomodasi lebih maksimal,” pungkasnya.(Yogi Ramlan)