Raup Laba Rp35 Triliun, Singapore Airlines Beri Bonus Besar Kepada Karyawan
SINGAPURA, Update Cerita Indonesia – Singapore Airlines (SIA) membukukan laba bersih sebesar 2,78 miliar dolar Singapura atau sekitar Rp35 triliun untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2025.
Capaian ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah maskapai, ditopang oleh keuntungan akuntansi dari merger dan peningkatan pendapatan operasional.
Dalam laporan keuangan resmi yang dirilis pada Kamis (16/5/2025), SIA menjelaskan bahwa lonjakan laba didorong oleh keuntungan non-tunai senilai 1,1 miliar dolar Singapura dari proses merger antara Air India dan Vistara. Selain itu, pertumbuhan pendapatan dari sektor penumpang dan kargo juga berkontribusi positif terhadap kinerja perusahaan.
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pegawai, manajemen SIA memutuskan untuk memberikan bonus sebesar 7,45 bulan gaji kepada karyawan. Di sisi lain, para pemegang saham turut menikmati hasil positif dengan dividen total sebesar 40 sen per saham, termasuk dividen final sebesar 30 sen.
Merger strategis antara Air India dan Vistara yang rampung pada November 2024 juga membuat SIA kini memiliki saham sebesar 25,1 persen di Air India. Kepemilikan ini membuka peluang ekspansi di pasar India, salah satu pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Meski mencetak laba bersih tertinggi, SIA mencatat penurunan laba operasional sebesar 37 persen menjadi 1,71 miliar dolar Singapura, terutama karena tekanan tarif penumpang akibat kompetisi ketat di kawasan Asia-Pasifik.
Ke depan, Singapore Airlines menyatakan tetap optimistis menghadapi ketidakpastian global, dengan fokus pada efisiensi operasional dan ekspansi strategis melalui kolaborasi regional.(Syah)