Proyek Jalan CV Jaya Patih Disorot, Belum Dipakai Sudah Retak! LSM Desak PUPR Evaluasi Pengawasan

BOGOR, Update Cerita Indonesia – Proyek rekonstruksi Jalan Cileungsi Kidul – Gandoang di Kabupaten Bogor menjadi sorotan publik. Pasalnya, proyek betonisasi yang dikerjakan oleh CV Jaya Patih dilaporkan telah mengalami keretakan meskipun belum selesai sepenuhnya dan belum digunakan oleh masyarakat.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait kualitas material yang digunakan serta pengawasan teknis dari pihak konsultan, PT Catahi Ide Kreatif, yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan lapangan.

“Kalau proyek yang belum digunakan sudah mengalami retak-retak, ini patut dipertanyakan kualitas materialnya. Dalam RAB semua sudah diperhitungkan secara detail. Jadi, jika ada keretakan saat pengerjaan, ini bisa mengindikasikan adanya penyimpangan,” ujar Jimmy Valiant, Pengurus LSM Penjara Indonesia, Rabu (29/10/2025).

Menurut Jimmy, beton yang dikerjakan sesuai standar teknik tidak akan mudah retak, karena secara struktural membutuhkan waktu dan beban tertentu untuk mengalami kerusakan.

“Ini kan belum dilintasi kendaraan, tapi sudah retak. Artinya, ada dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi,” tegasnya.

Selain menyoroti kualitas, Jimmy juga mengkritik dampak sosial dari pelaksanaan proyek tersebut. Ia menilai penutupan akses jalan secara total saat proses pengerjaan telah merugikan masyarakat sekitar yang sehari-hari menggunakan jalur tersebut.

“Pihak pelaksana seharusnya mempertimbangkan kepentingan masyarakat. Jangan sampai proyek pembangunan justru menyusahkan warga,” ujarnya.

Jimmy meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor untuk turun langsung mengevaluasi pelaksanaan proyek dan tidak hanya mengandalkan laporan dari pihak konsultan pengawas.

“Kita tahu konsultan memang ditunjuk untuk mengawasi, tapi kalau hasilnya seperti ini, berarti perlu dievaluasi. PUPR jangan tinggal diam,” tandasnya.

Masyarakat berharap agar proyek yang menggunakan anggaran publik ini benar-benar dikerjakan sesuai spesifikasi teknis, transparan, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang tanpa menimbulkan kerugian negara maupun warga sekitar.(F)

UpdateCerita TV