PKL Membandel di Bawah Fly Over dan Trotoar Cileungsi Ditertibkan Satpol PP, Barang Dagangan Diamankan

BOGOR, Update Cerita Indonesia – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cileungsi melakukan penertiban terhadap sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di kawasan yang diperuntukkan bagi kepentingan lalu lintas dan pejalan kaki, termasuk area bawah Fly Over serta trotoar Cileungsi. Senin (5/10/2026).

Penertiban tersebut dipimpin Kepala Unit Satpol PP Kecamatan Cileungsi, Ambran Iskandar, bersama petugas di lapangan. Dalam kegiatan yang terekam dalam video, petugas terlihat memberikan peringatan kepada pedagang sekaligus meminta lapak yang berada di lokasi tersebut untuk dikosongkan.

Petugas juga mengangkut sejumlah barang dagangan dan perlengkapan berjualan ke dalam kendaraan patroli sebagai barang yang diamankan dalam kegiatan penertiban. Langkah tersebut disebut dilakukan terhadap pedagang yang tetap berjualan meskipun sebelumnya telah mendapatkan peringatan.

Dalam keterangannya, Ambran Iskandar menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan penertiban sekaligus pengamanan barang milik pedagang yang masih melakukan aktivitas perdagangan di lokasi yang dilarang.

Meski demikian, penertiban tidak hanya dilakukan dengan pendekatan represif. Para pedagang kemudian dipanggil ke Kantor Kecamatan Cileungsi untuk mendapatkan pembinaan dan imbauan secara humanis.

Dalam proses pembinaan tersebut, pedagang yang ditertibkan mengakui telah berjualan di lokasi yang tidak diperbolehkan dan menyatakan kesediaannya untuk tidak mengulangi aktivitas serupa. Mereka juga menandatangani dokumen sebagai bagian dari penyelesaian kegiatan penertiban.

Langkah Satpol PP Kecamatan Cileungsi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban ruang publik, khususnya kawasan trotoar dan area sekitar Fly Over yang semestinya dapat digunakan masyarakat secara aman dan tertib.

Namun, penertiban PKL juga perlu dibarengi dengan pembinaan dan solusi yang memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat. Karena itu, konsistensi pengawasan serta kejelasan lokasi yang diperbolehkan untuk berdagang menjadi penting agar penertiban tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi dapat menciptakan ketertiban yang berkelanjutan.(Red)

UpdateCerita TV