Petisi 26 Dibawa ke DPRD Kabupaten Bogor, Massa Kecewa: “Hanya Tanda Tangan Saja Kalian Takut?”

BOGOR, Update Cerita Indonesia – Kekecewaan mewarnai aksi massa yang mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Senin (28/9/2026). Massa datang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta dukungan terhadap Petisi 26, namun mengaku kecewa karena tidak mendapatkan respons sebagaimana yang diharapkan dari para wakil rakyat.

Koordinator Aksi, Rizwan Riswanto, menyoroti sikap anggota DPRD yang menurut massa dinilai enggan menemui mereka maupun membubuhkan tanda tangan pada petisi yang dibawa.

“Hanya meminta tanda tangan saja kalian takut. Asumsi rakyat pasti akan meningkat bahwa kalianlah yang mendukung para koruptor!” tegas Rizwan dalam aksi tersebut.

Pernyataan tersebut merupakan tudingan dari massa aksi dan belum dapat dimaknai sebagai bukti bahwa anggota DPRD Kabupaten Bogor mendukung praktik korupsi. Hingga berita ini disusun, perlu ada klarifikasi dari pihak DPRD mengenai alasan tidak adanya tanda tangan maupun respons yang diharapkan massa.

Selain persoalan Petisi 26, massa juga menyoroti sulitnya membangun komunikasi dengan para wakil rakyat. Mereka mempertanyakan sejauh mana DPRD membuka ruang dialog bagi masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi, terlebih DPRD merupakan lembaga perwakilan yang menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Bagi massa aksi, sikap terbuka terhadap aspirasi publik dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat.

Massa menegaskan tidak akan menghentikan gerakan mereka dan akan terus menyuarakan agenda pemberantasan korupsi di Kabupaten Bogor.

Redaksi Update Cerita Indonesia membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pimpinan maupun anggota DPRD Kabupaten Bogor terkait aksi, Petisi 26, serta tudingan yang disampaikan massa.(Red)

UpdateCerita TV