Perpustakaan Desa Lulut Jadi Motor Literasi, Kades Dorong Warga Aktif Membaca dan Belajar

BOGOR, Update Cerita Indonesia — Perpustakaan desa menjadi salah satu fasilitas strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa. Selain sebagai pusat literasi, perpustakaan desa juga berperan penting dalam mendorong budaya membaca, pengembangan keterampilan, serta pemberdayaan masyarakat.

Kepala Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Udin, menegaskan bahwa keberadaan Perpustakaan Desa Lulut bertujuan memberikan akses informasi yang murah, mudah, dan merata bagi seluruh warga desa.

“Perpustakaan Desa Lulut kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk membaca dan belajar bagi masyarakat. Tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga menjadi pusat kegiatan edukatif,” ujar Udin, Rabu (24/12/2025).

Menurutnya, perpustakaan desa tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat aktivitas edukasi masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, diskusi kelompok, serta kegiatan kreatif yang mendukung pengembangan komunitas desa.

“Koleksi buku dan sumber informasi di Perpustakaan Desa Lulut mencakup berbagai bidang, mulai dari pertanian, peternakan, kewirausahaan, kesehatan, hingga buku cerita anak dan literatur umum,” jelasnya.

Udin menambahkan, koleksi tersebut diperoleh melalui bantuan pemerintah, sumbangan dari individu maupun lembaga, serta inisiatif mandiri desa. Selain buku, perpustakaan juga menyediakan majalah, surat kabar, dan ke depan akan dikembangkan dengan fasilitas digital serta akses internet secara bertahap.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perpustakaan desa memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi, khususnya bagi anak-anak dan remaja.

“Dengan akses buku yang mudah, anak-anak desa dapat terbiasa membaca dan belajar sejak dini. Ini menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan desa,” ungkapnya.

Udin juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan perpustakaan desa, mulai dari memanfaatkan fasilitas, merawat koleksi buku, hingga memberikan masukan kepada pengelola.

“Perpustakaan desa akan berkembang dengan baik jika didukung partisipasi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik dan keterlibatan warga, perpustakaan desa dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.(F)

UpdateCerita TV