Pengolahan Bulu Ayam di Desa Lulut Diduga Cemari Udara, Warga Terdampak Bau Busuk

BOGOR, Update Cerita Indonesia —

Aktivitas pengolahan bulu ayam di wilayah Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, diduga mengabaikan aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L). Akibatnya, udara di sekitar Desa Lulut dan Desa Nambo tercemar bau busuk yang meresahkan warga.

Kepala Desa Nambo, Nanang S.E., membenarkan adanya keluhan warga terkait aroma menyengat tersebut.

"Warga sempat melapor ke kami soal aroma busuk dari pengolahan bulu ayam yang sangat mengganggu penciuman. Jelas ini merugikan warga kami. Namun, lokasinya berada di wilayah Desa Lulut, jadi sebaiknya konfirmasi ke desa terkait," jelasnya.

Dari pihak Desa Lulut, staf desa bernama Akbar menyampaikan bahwa pemerintah desa telah melayangkan surat resmi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.

"Kami sudah surati DLH terkait aduan warga. Gara-gara ulah pengusaha pengolahan bulu ayam, warga kami jadi kasihan terkena dampak baunya," ujarnya.

Investigasi lapangan awak media menemukan bahwa bahkan dari pos keamanan perusahaan, bau busuk sudah tercium kuat hingga membuat mual. Petugas keamanan bernama Iwan membenarkan bahwa lokasi tersebut adalah tempat pengolahan bulu ayam milik seseorang bernama Ipin. Sabtu 9 Agustus 2025

"Perusahaan kami sudah memiliki legalitas yang jelas dan sudah berkoordinasi dengan pihak desa setempat," kata Iwan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor belum dapat dikonfirmasi terkait aduan warga yang terdampak bau busuk dari aktivitas perusahaan pengolahan bulu ayam di Desa Lulut.(Man)

UpdateCerita TV