Pengangguran Tertinggi Di Jabar Ekonomi Tumbuh Tapi Tak Tidak Merata

BANDUNG, Update Cerita Indonesia -Provinsi Jawa Barat kembali menempati posisi tertinggi dalam angka pengangguran terbuka secara nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2025, jumlah pengangguran di Jawa Barat tercatat mencapai 1,72 juta jiwa, atau setara 6,74 persen dari total angkatan kerja.

Sementara itu, BPS juga mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan I 2025 mengalami kenaikan sebesar 4,98 persen secara tahunan (year-on-year). Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Barat tercatat sebesar Rp 734,08 triliun atas dasar harga berlaku, dan Rp 449,32 triliun atas dasar harga konstan 2010.

Meskipun angka pertumbuhan ekonomi terlihat positif, sejumlah pihak menilai hal itu belum mencerminkan perbaikan kualitas hidup masyarakat secara merata.

“Angka pengangguran kita masih yang tertinggi se-Indonesia. Ini menunjukkan ada jurang antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan manusia,” ujar Maulana Yusuf, anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, dalam pernyataan tertulis kepada wartawan, Selasa (13/5/2025).

Maulana mengkritik sikap Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menurutnya terlalu fokus pada pencitraan capaian makroekonomi. Ia menyebut bahwa euforia pemerintah dalam merayakan pertumbuhan ekonomi justru mengabaikan persoalan mendasar yang masih dialami masyarakat.

“Sayangnya, pemerintah terlihat lebih sibuk membangun pencitraan ketimbang menyelesaikan masalah yang nyata dirasakan rakyat, seperti pengangguran dan ketimpangan sosial,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum memberikan tanggapan resmi atas kritik tersebut.

Fakta Penting:

Pengangguran di Jabar: 1,72 juta jiwa (TPT 6,74%) – BPS, Feb 2025

Pertumbuhan Ekonomi Q1 2025: 4,98% (yoy) – BPS

Kritik DPRD: Pemerintah terlalu fokus pencitraan, abai pada pembangunan manusia.(Syah)

UpdateCerita TV