Pemkab Bogor Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Transparansi SPMB 2026
BOGOR, Update Cerita Indonesia – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa upaya perbaikan kualitas bangsa harus dimulai dari pembenahan sistem pendidikan, khususnya dari ruang kelas. Hal tersebut disampaikannya usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Cibinong, Senin (4/5/26).
Dalam kesempatan tersebut, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para guru yang dinilainya memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia menyebut, keberhasilan berbagai elemen bangsa, mulai dari pemimpin daerah hingga aparat negara, tidak terlepas dari kontribusi para tenaga pendidik.
“Bila ingin memperbaiki bangsa, maka perbaikilah sistem pendidikannya. Bila ingin memperbaiki sistem pendidikan, maka mulailah dari ruang kelasnya,” ujar Rudy.
Rudy menjelaskan, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan besar dalam sektor pendidikan, mengingat wilayahnya yang luas dengan 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan serta jumlah penduduk mencapai sekitar 6,19 juta jiwa. Kondisi tersebut menuntut upaya yang terstruktur dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya dalam program revitalisasi sekolah. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bagian penting dalam percepatan peningkatan infrastruktur pendidikan.
Selain pembangunan fisik, Pemkab Bogor juga berfokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas tenaga pengajar sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.
Lebih lanjut, Rudy menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjutnya, akan terus melakukan pembenahan sistem pendidikan secara bertahap guna menciptakan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.(F)