Pemdes Tenjolaya Kembangkan 47 UMKM, Fokus pada Produk Unggulan dan Ekspansi Pasar

SUKABUMI, Update Cerita Indonesia — Penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di wilayah perdesaan, dinilai menjadi kunci dalam mendorong kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Hal ini mendorong Pemerintah Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, untuk terus mengembangkan potensi pelaku UMKM lokal.

Setiap desa diketahui memiliki produk unggulan masing-masing. Oleh karena itu, pemerintah desa memiliki peran strategis dalam mendorong serta mengalokasikan program pemberdayaan guna menciptakan model pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan.

Kepala Desa Tenjolaya, Amat Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mengembangkan potensi pelaku UMKM melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, termasuk pemanfaatan teknologi digital.

“Kami mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan potensi pemasaran yang ada, khususnya melalui media sosial,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 47 pelaku UMKM yang terdata di Desa Tenjolaya. Ia berharap para pelaku usaha tersebut dapat memaksimalkan peluang yang ada, terutama di era digital yang menuntut kreativitas dan inovasi.

“Di era serba digital ini, pelaku UMKM harus mampu beradaptasi agar memiliki daya saing yang lebih tinggi serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Beragam produk unggulan dihasilkan oleh pelaku UMKM Desa Tenjolaya, di antaranya makanan ringan seperti ranginang, opak, ragining, keripik tempe, keripik singkong, dan keripik pisang, serta produk minuman seperti susu jahe. Selain itu, terdapat pula usaha bunga potong yang pemasarannya telah menjangkau luar daerah.

Pemerintah desa berharap penguatan sektor UMKM ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Yogi Ramlan)

UpdateCerita TV