Pembangunan Pasar Rakyat Gunung Putri Mangkrak, Pemerhati Desak Pemkab Bogor Selesaikan

BOGOR, Update Cerita Indonesia – Memasuki pertengahan tahun anggaran 2025, kelanjutan pembangunan Pasar Rakyat Gunung Putri, Kabupaten Bogor, belum menunjukkan perkembangan berarti. Proyek yang telah menghabiskan Rp7 miliar dari total anggaran Rp15 miliar pada tahun anggaran 2023 ini kini masuk kategori mangkrak.

Menurut keterangan Kepala Desa, Camat Gunung Putri, serta pejabat Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kabupaten Bogor, penyebab terhentinya pembangunan adalah penolakan warga perumahan dan masyarakat sekitar. Namun, alasan ini dinilai tidak masuk akal oleh pemerhati sosial dan pembangunan, Johnner Simanjuntak. Senin (11/8/2025)

“Alasan tersebut sangat disesalkan, terkesan asbun dan lepas tanggung jawab. Sebelum pembangunan dimulai, seharusnya ada kajian dan perencanaan matang. Kalau seperti ini, berarti perencanaannya asal jadi alias ugal-ugalan,” ujar Johnner kepada media, Senin (11/8/2025).

Johnner menegaskan bahwa Pemkab Bogor, melalui dinas terkait, harus segera mencari solusi. “Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas dan penggunaan uang pemerintah. Kalau dibiarkan, bisa saja berujung ke ranah hukum,” tambahnya.

Diketahui, pasar tersebut dibangun di sebelah Kompleks Perumahan Griya Bukit Jaya. Namun, setelah proyek berjalan beberapa waktu oleh kontraktor, warga setempat menolak dengan alasan khawatir akan timbul bau tak sedap dari tumpukan sampah setiap hari. Kompleks tersebut mayoritas dihuni masyarakat ekonomi menengah ke atas, termasuk pejabat.

Johnner juga menyoroti pengalaman di era pemerintahan sebelumnya, di mana beberapa pasar rakyat yang dibangun justru sepi dan tidak memberikan dampak signifikan bagi ekonomi warga setempat. Ia berharap pemerintahan saat ini berani menyelesaikan persoalan tersebut meskipun proyek tersebut bukan hasil kinerjanya.

“Jika dibiarkan berlarut-larut, potensi kasus hukum terbuka lebar. Bagaimanapun, ini menyangkut kebijakan pemerintah saat itu dan penggunaan anggaran yang jelas-jelas mubazir,” pungkasnya.(F)

UpdateCerita TV