Pembangunan Gedung SMK Bina Mandiri di Cileungsi Diduga Belum Kantongi PBG

BOGOR, Update Cerita Indonesia – Pembangunan gedung baru SMK Bina Mandiri Multimedia di Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga kuat belum mengantongi izin lengkap. Padahal, secara aturan setiap bangunan berskala sedang hingga besar wajib memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau sebelumnya dikenal sebagai IMB, serta dokumen pendukung lain seperti Tanda Daftar Gudang (TDG), izin lingkungan, maupun izin usaha sesuai lokasi dan fungsi bangunan.

Saat tim media meninjau lokasi, terlihat tidak adanya papan informasi proyek yang menunjukkan status perizinan pembangunan. Oji, salah satu penanggung jawab pembangunan, mengaku bahwa proses izin masih dalam tahap pengurusan dan ditangani langsung oleh Kepala Desa Cileungsi Kidul, Rudi Sukarya.

“Kalau izinnya sedang diurus, tapi saya tidak tahu sampai mana, soalnya yang urus Kades Rudi Sukarya,” ujar Oji, Selasa (19/8/2025).

Menurutnya, pembangunan gedung yang berdiri di atas lahan seluas 5.000 meter persegi milik yayasan ini sudah memasuki bulan keempat pengerjaan. Namun hingga kini izin PBG belum juga terbit. “Ini sudah bulan keempat proyek ini berjalan, tapi izin bangunan memang belum ada karena masih diproses,” jelasnya.

Oji menambahkan, sesuai perencanaan, gedung baru SMK Bina Mandiri akan dibangun setinggi tiga lantai. Nantinya, aktivitas pendidikan SMA akan dipusatkan di gedung baru tersebut, sementara gedung lama di dekat flyover rencananya dialihfungsikan untuk kampus.

“Kalau bangunan ini selesai, SMA akan dipusatkan di sini. Sementara yang di depan akan difokuskan untuk kampus,” ungkapnya.

Ia berharap proses perizinan segera rampung agar pembangunan tidak menemui hambatan di kemudian hari. “Untuk tahap awal, kami masih fokus pembangunan pondasi. Kalau ada kendala perizinan, kemungkinan pembangunan terpaksa berhenti dulu dan tidak bisa diselesaikan sesuai rencana tiga lantai,” pungkasnya.

Sementara Rudi Sukarya Kades Cileungsi Kidul hingga berita ini diterbitkan belum bisa dikonfirmasi.((F)

UpdateCerita TV