Oknum Polri Diduga Bunuh Ibu Kandung, Belum Diketahui Penyebabnya
BOGOR, Update Cerita Indonesia - Seorang Pria bernama Nikson Sianipar (41) panggilan Ucok anggota Polri bertugas di Polres kabupaten Bekasi tega diduga memukul ibu kandungnya menggunakan tabung gas 3 Kg hingga meninggal dunia, penyebabnya belum diketahui.
Peristiwa tersebut menggemparkan warga Kampung Rawajamun RT 02/04 Desa Dayeuh Kecamatan Cileungsi kabupaten Bogor provinsi Jawa Barat Minggu Malam Pukul 21:30 WiB 1 Desember 2024.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, dugaan pelaku oknum polisi tugas di polres kabupaten Bekasi kejadian Minggu Malam.
"Peristiwa terjadi di kampung Rawajamun RT 02/04 kemarin pukul 21-00 Wib di wilayah Desa Dayeuh kecamatan Cileungsi, korban dibawa korban ke RS Kramat Jati", ujar warga Inisial M (40) kepada wartawan Senin Pagi (2/12/2024).
Menurutnya korban masih di RS dan pelaku ditangkap di salah salah satu Pom Bensin di wilayah Cileungsi
"Sekarang korban masih di RS Kramat Jati, Pelaku ditangkap Polsek Cileungsi, Polres Bogor dan Polres Bekasi kabupaten di sekitaran POM Bensin Perumahan Duta sekitar pukul 00-00 Wib
Lanjutnya setelah selesai semuanya otopsi dan visum dari RS korban direncanakan akan di semayamkan di Gereja wilayah Cileungsi Kidul
"Nanti korban setelah selesai Visum/otopsi rs kramat jati akan di semayamkan di Aula Gereja HKBP Kirab", katanya
Masih kata warga bahwa pelaku diduga memukul ibu korban mengunakan tabung gas elpiji 3 Kg, dan pelaku merupakan oknum polisi aktif yang bertugas di Polres kabupaten Bekasi.
"Pelaku memukul korban menggunakan tabung gas 3 Kg, Sekarang mobil tabung gas diamankan di polsek Cileungsi, Pekerjaan pelaku anggota Polri tugas di Polres Bekasi kabupaten", terangnya
Ditempat terpisah Kapolres Bogor, AKBP AKBP Rio Wahyu Anggoro, SH,.S.I.K.,M.H. dalam keterangannya di Konferensi Pers di Mako Polres Bogor Senin Siang (2/12/2024) mengatakan bahwa peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu Malam (1/12/2024) malam sekitar pukul 21.30 WIB di warung milik korban di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi kabupaten Bogor.
“Saat kejadian, saksi melihat pelaku, yang merupakan anak kandung korban, mendorong ibunya hingga jatuh. Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian mengambil tabung gas LPG 3 kg dan memukulkannya ke kepala korban sebanyak tiga kali, dan saksi mata yang melihat langsung kabur meminta pertolongan warga lainnya,” ujar Kapolres.
Menurut Kapolres korban sempat dibawa ke RS Kenari oleh warga yang melaporkan kejadian tersebut. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia.
"Setelah kejadian, pelaku melarikan diri menggunakan kendaraan Suzuki pickup. Namun, beberapa jam kemudian, pelaku ditemukan di sekitar Jalan Raya depan RS Hermina Cileungsi Dan berhasil diamankan Polres Bogor", jelasnya
Selain itu kata Rio Barang bukti berupa tabung gas LPG 3 kg telah diamankan oleh polisi. Sementara jenazah korban telah dibawa ke RS Polri untuk proses autopsi guna mendukung penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres juga memastikan bahwa meskipun pelaku merupakan anggota Polri, proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan.
“Kami terus berkoordinasi dengan Propam Polda Metro Jaya untuk terkait Kode Etik nya, terkait Tindak Pidana nya akan diproses lebih lanjut di Polres Bogor, Kami pastikan penanganan kasus ini dilakukan sesuai prosedur karena berkaitan dengan tega membunuh Ibu Kandungnya sendiri ,”pungkasnya.(Red)