Mendes PDT Soroti Dominasi Alfamart–Indomaret dan Dorong Keberpihakan ke Koperasi Desa

JAKARTA, Update Cerita Indonesia — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menyampaikan pernyataan tegas dalam rapat kerja bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terkait penguatan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Dalam forum tersebut, Yandri menyatakan bahwa apabila Kopdes telah berjalan optimal dan mampu menopang kebutuhan ekonomi masyarakat desa, maka ekspansi ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret sebaiknya dihentikan di wilayah perdesaan.

“Saya setuju sekali di forum yang terhormat ini, Pak Ketua, kalau Kopdes itu sudah berjalan, sejatinya Alfamart dan Indomaret di-stop,” ujar Yandri dalam rapat kerja tersebut.

Ia menilai dominasi jaringan ritel modern yang jumlah gerainya telah mencapai puluhan ribu secara nasional berpotensi menjadi tantangan bagi pertumbuhan koperasi desa. Menurutnya, pemerintah perlu menunjukkan keberpihakan terhadap ekonomi desa agar Kopdes Merah Putih dapat berkembang sebagai pusat distribusi dan perdagangan berbasis komunitas.

Pernyataan itu disampaikan dalam konteks upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan serta mendorong desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Namun demikian, hingga saat ini, pernyataan tersebut masih merupakan pandangan yang disampaikan dalam forum resmi dan belum dituangkan dalam bentuk kebijakan atau regulasi tertulis.

Sejumlah pihak menilai wacana tersebut perlu dikaji lebih lanjut dengan mempertimbangkan aspek regulasi, persaingan usaha, serta dampaknya terhadap pelaku usaha dan konsumen di wilayah perdesaan.

UpdateCerita TV