Kurma Tumbuh Subur di Tepi Laut Sukabumi, Ciletuh Hadirkan Wisata Rasa Timur Tengah
SUKABUMI, Update Cerita Indonesia — Siapa sangka, pohon kurma yang identik dengan gurun Timur Tengah kini dapat tumbuh subur di pesisir selatan Jawa Barat. Fenomena unik ini terjadi di Kampung Cidahon Girang, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciemas, kawasan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi.
Di atas lahan seluas tujuh hektare, ratusan pohon kurma varietas Barhee berjajar rapi dan tumbuh sehat. Seluruh bibit yang ditanam merupakan hasil kultur jaringan berkualitas tinggi yang diimpor langsung dari Inggris. Total 467 pohon kini menjadi daya tarik baru dan menghadirkan pengalaman agrowisata yang tidak biasa di kawasan Ciletuh.
Didi (57), pengunjung asal Tenjoayu, Cicurug, mengaku takjub saat menyaksikan langsung kebun kurma tersebut, Kamis (4/12/2025).
“Luar biasa, pohon kurma biasanya hanya bisa kita lihat di Arab, sekarang bisa tumbuh di Sukabumi dan bahkan mulai berbuah,” ujarnya sambil menikmati pemandangan kebun kurma berlatar biru laut.
Hal serupa disampaikan Darojeh (48) yang menilai keberhasilan kebun kurma ini sebagai bukti terbukanya potensi agrowisata di Sukabumi.
“Ini bukti bahwa potensi wisata pertanian di Sukabumi masih sangat besar untuk dikembangkan,” katanya.
Sementara itu, Alwi Rahmatullah (31), salah satu pengembang kebun kurma, menjelaskan bahwa keberhasilan tanaman kurma ini merupakan hasil dari proses riset mendalam sebelum penanaman.
“Kami hitung faktor cuaca, curah hujan, suhu, hingga karakteristik tanah. Semua itu penting agar pohon kurma bisa beradaptasi dengan baik,” jelasnya.
Kini, kebun kurma di Ciemas tak lagi sekadar menjadi lahan percobaan, tetapi telah menjelma menjadi destinasi wisata unik. Perpaduan panorama megah Geopark Ciletuh dengan rimbunnya pepohonan kurma menghadirkan sensasi wisata ala Timur Tengah, namun dengan udara sejuk khas Sukabumi.(Yogi Ramlan)