Kuasa Hukum Roy Suryo Soroti Ketidakhadiran Jokowi dalam Agenda Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu
JAKARTA, Update Cerita Indonesia — Kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, menyoroti ketidakhadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dalam agenda pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan penggunaan ijazah palsu.
Menurut Khozinudin, Jokowi telah dijadwalkan untuk hadir dalam pemeriksaan sebagai pelapor. Namun, yang bersangkutan disebut meminta penjadwalan ulang dengan alasan kondisi kesehatan.
“Sebetulnya sudah ada panggilan kepada saudara Joko Widodo untuk hadir. Waktunya kapan, saya tidak tahu. Tetapi, saudara Joko Widodo mengaku sakit dan meminta untuk di-reschedule,” ujar Khozinudin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (21/7/2025), seperti dikutip dari iNews.id dan Suara.com.
Namun, ketidakhadiran tersebut dipertanyakan pihak Roy Suryo. Pasalnya, meskipun menyatakan sakit kepada penyidik, Jokowi justru hadir dalam agenda politik Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang digelar di Graha Saba Buana, Solo, pada Sabtu (19/7/2025).
“Anehnya, untuk panggilan polisi beliau mengaku sakit dan tidak bisa hadir ke Polda Metro Jaya, tapi beliau hadir dalam agenda politik di Kongres PSI,” lanjut Khozinudin.
Ia menilai situasi ini sebagai sebuah kejanggalan yang patut menjadi perhatian publik dan aparat penegak hukum. Menurutnya, semua warga negara tanpa kecuali, termasuk mantan presiden, harus diperlakukan setara di hadapan hukum.(Man)