KNPI Gunung Putri Usulkan Gedung Pemuda saat Reses DPRD, Sekretariat Permanen Dinilai Mendesak
BOGOR, Update Cerita Indonesia – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Gunung Putri, Angga, mengusulkan pembangunan Gedung Pemuda atau Balai Pemuda sebagai pusat aktivitas organisasi kepemudaan (OKP) di wilayah Kecamatan Gunung Putri. Usulan tersebut disampaikan dalam kegiatan Reses DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang III Tahun 2025–2026 Daerah Pemilihan (Dapil) II, Selasa (14/7/2026).
Dalam penyampaiannya, Angga mengatakan hingga saat ini KNPI Kecamatan Gunung Putri belum memiliki sekretariat permanen. Selama ini kegiatan organisasi dijalankan dengan memanfaatkan kantor sewaan yang pernah berada di kawasan Pasar Wanaherang.
"Selama ini kami belum memiliki kantor sekretariat tetap. Pernah ada, tetapi statusnya hanya menyewa. Padahal, sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan, KNPI membutuhkan sekretariat yang representatif agar kegiatan pembinaan dan koordinasi pemuda bisa berjalan lebih maksimal," ujar Angga.
Menurutnya, keberadaan Gedung Pemuda akan menjadi sarana penting bagi seluruh organisasi kepemudaan di Kecamatan Gunung Putri. Selain berfungsi sebagai pusat koordinasi, fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk pelatihan, diskusi, pengembangan kapasitas, serta berbagai kegiatan positif bagi generasi muda.
Angga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor dapat memberikan perhatian terhadap aspirasi tersebut, baik melalui penyediaan lahan maupun pembangunan fasilitas yang dibutuhkan.
"Yang terpenting bagi kami adalah memiliki kantor sekretariat yang tetap. Lokasinya di mana saja tidak menjadi persoalan, asalkan ada tempat yang bisa menjadi rumah bersama bagi organisasi kepemudaan di Gunung Putri," tegasnya.
Usulan pembangunan Gedung Pemuda menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan dalam forum reses DPRD Kabupaten Bogor. Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme perencanaan pembangunan daerah.
Keberadaan fasilitas khusus bagi organisasi kepemudaan dinilai dapat mendukung peningkatan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah, sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai organisasi kepemudaan untuk melaksanakan kegiatan yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.(F)