Gegara Panitia Tidak Fair Kades Cup Bojong Dinilai Gagal Ajang Silaturahmi Pecinta Bola

BOGOR, Update Cerita Indonesia – Soal keputusan panitia turnamen sepakbola Kades Cup 2024 Desa Bojong Kecamatan Klapanunggal kabupaten Bogor provinsi Jawa Barat yang mendiskualifikasi beberapa peserta tim tuai kritikan dan sorotan.

Pasalnya keputusan tersebut dinilai kontroversi hingga berujung konflik antara para tim dan pendukungnya sepakbola Se-desa Bojong yang mana penyelenggaraan Turnamen Sepakbola tersebut dianggap gagal karena tak tercapai dengan tujuan utama yaitu bertujuan ajang silaturahmi masyarakat khususnya pecinta olahraga sepakbola.

"Saya sih menganggapnya gagal karena tujuan turnamen sepakbola ini adalah ajang silaturahmi guna mempersatukan pecinta olahraga sepakbola dan mencari bibit-bibit atlet berbakat tapi gak tercapai", ucap Rosy (55) nama samaran yang mengaku warga desa Bojong. Kamis (21/11/2024).

Menurutnya bukan tanpa alasan ia menilai gagalnya tujuan tersebut dicapai itu akibat ketidak profesional panitia dalam menjalankan tupoksinya sehingga saat ini terjadi sebaliknya konflik antara para tim  peserta sepakbola dan pendukungnya.

"Antar tim peserta dan pendukung sepakbola sekarang jadi tidak harmonis ini efek atau dampak dari ketidakprofesionalan atau tidak fair nya panitia dalam menentukan keputusan dan menjalankan tupoksinya", ujarnya 

Lanjutnya bahwa hal ini sepatutnya menjadi pelajaran dan evaluasi panitia kedepan agar lebih fair dan profesional dalam penyelenggaraan serta hati-hati dalam menentukan keputusan.

"Kejadian ini harus menjadi acuan untuk panitia sebagai bahan evaluasi jika akan menyelenggarakan kegiatan olah raga apapun agar mengutamakan keprofesionalan dan wajib berlandaskan aturan yang benar", tegasnya.

Dirinya berharap konflik ini cepat selesai, kecamatan  Klapanunggal turun tangan dan kepala desa Bojong bisa merangkul semua pihak guna terciptanya kondusifitas.

"Saya sangatlah berharap pemerintah kecamatan Klapanunggal dan Kades turun tangan mengatasi konflik agar tak meruncing sehingga tidak ada anggapan negatif dan tercipta kerukunan antar warga", harapnya.(Red)

UpdateCerita TV