Gebyar HJB ke-544 di Jonggol Jadi Magnet Warga, UMKM dan Layanan Publik Diserbu Pengunjung
BOGOR, Update Cerita Indonesia – Ribuan warga memadati Alun-alun Kecamatan Jonggol sejak pagi hari saat Gebyar Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tingkat Kabupaten Bogor digelar, Sabtu (6/6/2026). Selain menghadirkan berbagai layanan publik dan kesehatan gratis, kegiatan tersebut juga menjadi panggung promosi UMKM serta pelestarian budaya lokal melalui pagelaran seni hingga wayang golek."
Kegiatan diawali dengan senam jantung sehat yang diikuti masyarakat dari berbagai wilayah. Selain menjadi sarana olahraga bersama, acara tersebut juga menjadi pembuka rangkaian Gebyar HJB yang berlangsung sepanjang hari.
Pemerintah Kabupaten Bogor menghadirkan sejumlah layanan publik yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Di antaranya donor darah, Gerakan Pangan Murah, pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), serta layanan administrasi kendaraan bermotor.
Tidak hanya itu, puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari 14 desa di Kecamatan Jonggol turut ambil bagian dengan menampilkan berbagai produk unggulan daerah. Kehadiran stan UMKM menjadi salah satu daya tarik yang mendapat perhatian pengunjung.
Sejumlah instansi kesehatan juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Fasilitas tersebut dimanfaatkan warga untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan tanpa dipungut biaya.
Camat Jonggol Andri Rahman menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HJB ke-544 akan berlangsung hingga malam hari. Setelah agenda olahraga dan pelayanan publik, masyarakat akan disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan hiburan yang melibatkan komunitas lokal.
"Hari ini kita melaksanakan Gebyar Hari Jadi Bogor ke-544 tingkat Kabupaten Bogor. Mulai dari senam jantung sehat, donor darah, Gerakan Pangan Murah, berbagai pelayanan publik, UMKM dari 14 desa, cek kesehatan gratis hingga nanti malam ditutup dengan pagelaran wayang golek," ujarnya.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi Bogor tidak hanya bertujuan memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman warga terhadap sejarah dan identitas daerah.
Ia berharap momentum HJB ke-544 dapat memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Bogor sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan daerah.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Kabupaten Bogor memiliki hari jadi yang diperingati setiap tanggal 3 Juni. Selain Hari Kemerdekaan 17 Agustus, masyarakat juga perlu mengetahui dan bersama-sama menyemarakkan Hari Jadi Bogor sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan daerah," katanya.
Tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan warga dalam merayakan hari bersejarah bagi Kabupaten Bogor. Pemerintah berharap peringatan Hari Jadi Bogor tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat serta mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.(F)