Di Juluki Mulyono Jilid 2 Dedi Mulyadi Tanggapi Saya Suka Diperhatikan

BANDUNG, Update Cerita Indonesia – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi santai julukan “Mulyono Jilid II” yang belakangan ramai disematkan kepadanya. Dalam sebuah pidato di hadapan warga, Dedi menegaskan bahwa sebutan tersebut justru menunjukkan bahwa apa pun yang ia lakukan selalu mendapat perhatian publik.

“Kalau saya disebut Mulyono Jilid II, artinya saya diperhatikan. Dan saya suka diperhatikan,” ujar Dedi dalam pidatonya yang kini viral di media sosial.

Menurutnya, komentar-komentar miring semacam itu bukan datang dari masyarakat Jawa Barat, melainkan dari pihak luar yang sengaja mencari-cari celah untuk menjatuhkan. Namun Dedi menilai, reaksi tersebut adalah bagian dari dinamika politik dan bukan sesuatu yang perlu disikapi secara berlebihan.

“Orang luar yang komentar, berarti mereka peduli. Kalau enggak peduli, ya enggak bakal ngomong. Dan saya berterima kasih atas perhatian itu,” tambahnya.

Julukan “Mulyono Jilid II” mengacu pada gaya kepemimpinan yang dianggap terlalu sibuk membangun citra. Namun Dedi menampik anggapan itu. Ia menyebut apa yang ia lakukan semata-mata merupakan bentuk kedekatan dengan rakyat dan cara mengubah pendekatan birokrasi menjadi lebih humanis.

Pidato Dedi ini memicu beragam respons di kalangan warganet. Sebagian besar justru mengapresiasi sikapnya yang terbuka dan tidak mudah terpancing oleh kritik.

Dengan gaya komunikasi yang lugas dan humoris, Dedi Mulyadi tampaknya semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu tokoh paling menonjol dalam panggung politik lokal Jawa Barat saat ini.(Man)

UpdateCerita TV