Destinasi Ramah Keluarga di Sukabumi, Masjid Perahu Padukan Ibadah dan Rekreasi

SUKABUMI, Update Cerita Indonesia – Destinasi wisata bernuansa religi yang memadukan tempat ibadah, wahana rekreasi air, dan penginapan kini menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Konsep tersebut dapat ditemui di Masjid Perahu Sri Soewarto yang berlokasi di Kampung Purwasari, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Masjid dengan arsitektur menyerupai kapal ini memiliki tampilan yang unik. Bangunan berwarna ungu dengan menara serta kubah berwarna emas menjadikannya mudah dikenali dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Selain difungsikan sebagai tempat ibadah, kawasan Masjid Perahu juga dilengkapi dengan waterpark yang menyediakan kolam arus, perosotan anak, serta berbagai wahana bermain air. Di area yang sama juga telah tersedia fasilitas penginapan bagi wisatawan yang ingin bermalam.

Salah seorang pengunjung mengaku nyaman berwisata di lokasi tersebut karena seluruh kebutuhan keluarga tersedia dalam satu kawasan.

"Tempat ini nyaman buat keluarga. Anak-anak bisa main air, orang tua bisa shalat, nginepnya juga tidak usah jauh-jauh. Jadi wisata religi yang tidak membosankan," ujarnya saat ditemui, Senin (30/6/2026).

Masjid Perahu Sri Soewarto mulai dibangun pada 2019 atas prakarsa Sri Soewarto. Setelah melalui proses pembangunan, kawasan ini melaksanakan soft opening pada Januari 2024. Seiring perkembangannya, area belakang masjid dikembangkan menjadi kawasan rekreasi, edukasi, waterpark, serta penginapan.

Manager Pengelola, Lukman Hakim, mengatakan konsep tersebut dihadirkan agar masyarakat Cicurug dan sekitarnya memiliki destinasi wisata religi yang lengkap tanpa harus bepergian ke daerah lain.

"Alhamdulillah penginapan sudah bisa digunakan. Harapan kami, Masjid Perahu bisa menjadi ikon wisata Jawa Barat yang ramah keluarga," kata Lukman Hakim.

Lokasi Masjid Perahu berada di jalur utama Jakarta–Sukabumi sehingga mudah diakses wisatawan yang hendak menuju kawasan Geopark Ciletuh maupun Pelabuhanratu. Keberadaan destinasi ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Desa Purwasari.

Sebagai informasi, tarif masuk waterpark berkisar antara Rp25.000 hingga Rp35.000 per orang. Sementara itu, penginapan tersedia mulai dari Rp200.000 per malam untuk tipe standar. Tarif tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola.

Pengelola juga mengimbau seluruh pengunjung agar senantiasa menjaga kebersihan, ketertiban, serta kenyamanan bersama sehingga suasana wisata tetap aman dan menyenangkan bagi seluruh pengunjung. (Yogi Ramlan)

UpdateCerita TV