Cileungsi Fest 2026 Meriahkan HJB ke-544, Gerakan Pangan Murah dan UMKM Jadi Daya Tarik Warga

BOGOR, Update Cerita Indonesia – Pemerintah Kecamatan Cileungsi menggelar Cileungsi Fest 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Car Free Day (CFD) Metland Transyogi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB tersebut menghadirkan berbagai kegiatan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Di antaranya Gerakan Pangan Murah (GPM), bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pentas seni budaya, hingga edukasi kebencanaan dari Dinas Pemadam Kebakaran.

Camat Cileungsi, Adi Hendriana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Car Free Day yang sekaligus dikolaborasikan dengan peringatan Hari Jadi Bogor ke-544.

“Ini kegiatan Car Free Day yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Cileungsi di Jalan Transyogi. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor ke-544, kami menghadirkan Gerakan Pangan Murah, bazar UMKM dari seluruh desa di Kecamatan Cileungsi, pentas seni, serta edukasi dari Damkar terkait pemadaman api dan antisipasi hewan berbahaya,” ujar Adi Hendriana.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator bahwa kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga. Sejak pagi, kawasan CFD dipadati pengunjung yang memanfaatkan berbagai layanan dan hiburan yang disediakan.

“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat baik. Banyak warga yang datang dan mengunjungi seluruh rangkaian kegiatan. Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa berjalan rutin dan lebih baik lagi,” katanya.

Adi menegaskan, salah satu tujuan utama penyelenggaraan Cileungsi Fest adalah membantu masyarakat menghadapi kondisi ekonomi yang masih menantang melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Melalui Gerakan Pangan Murah, kami ingin membantu masyarakat agar dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai desa di Kecamatan Cileungsi diharapkan mampu menjadi sarana promosi sekaligus mendorong peningkatan transaksi ekonomi lokal.

Tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, kegiatan tersebut juga menghadirkan pentas seni sebagai wadah pelestarian budaya dan hiburan masyarakat. Edukasi dari petugas pemadam kebakaran turut menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang hadir.

Adi mengungkapkan bahwa Cileungsi Fest 2026 merupakan kegiatan perdana dengan konsep yang mengintegrasikan CFD, pasar murah, pemberdayaan UMKM, dan hiburan masyarakat. Ke depan, Pemerintah Kecamatan Cileungsi berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin.

“Rencananya kegiatan ini akan kami agendakan secara berkala, bisa satu bulan sekali atau dua bulan sekali, serta disesuaikan dengan momentum atau event tertentu,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan Cileungsi Fest 2026, Pemerintah Kecamatan Cileungsi berharap peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan daya beli warga, serta mempererat kebersamaan antar elemen masyarakat.(F)

UpdateCerita TV