AHY Soroti Ego Sektoral di Kabinet Prabowo: Jangan Merasa Paling Penting Sendiri
JAKARTA, Update Cerita Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, menyoroti masih adanya ego sektoral antar kementerian dan lembaga di pemerintahan Prabowo Subianto.
Dalam pidatonya pada kegiatan Munas Ikastara di Jakarta, AHY menegaskan bahwa sikap saling merasa paling penting hingga perebutan anggaran antarlembaga berpotensi menghambat pembangunan nasional yang terintegrasi dan optimal.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak bisa berjalan secara parsial karena membutuhkan koneksi dan kolaborasi lintas sektor agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
AHY menilai koordinasi antarkementerian menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan transportasi, infrastruktur, hingga sektor pariwisata agar saling terhubung secara efektif.
“Jangan sampai masing-masing merasa paling penting sendiri dan akhirnya tidak terkoneksi,” ujar AHY dalam penyampaiannya.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan kepastian dan koordinasi yang jelas di dalam negeri guna meningkatkan kepercayaan investor. Menurutnya, Indonesia harus mampu menunjukkan tata kelola pembangunan yang solid apabila ingin bersaing lebih kuat di tingkat global.
Sebagai contoh, AHY menyinggung pembangunan bandara besar yang berpotensi sepi apabila akses jalan, transportasi penghubung, dan dukungan kawasan sekitar tidak dipersiapkan secara matang.
Selain itu, AHY turut menyoroti pentingnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi ancaman perubahan iklim dan fenomena El Nino. Ia menilai koordinasi diperlukan mulai dari pengelolaan bendungan, sistem irigasi, hingga operasi modifikasi cuaca agar dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalisasi.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya bergantung pada besarnya proyek yang dibangun, tetapi juga pada kemampuan pemerintah dalam membangun koordinasi dan integrasi antar sektor.(Syah)