Ahli Forensik Digital Sebut Jokowi “Ikon Pembohong Indonesia”, Ultimatum Minta Maaf 3x24 Jam

JAKARTA, Update Cerita Indonesia —

Ahli forensik digital Rismon Hasiholan Sianipar melontarkan pernyataan keras terhadap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Dalam tayangan YouTube Langkah Update yang dikutip pada Sabtu (9/8/2025), Rismon menyebut Jokowi sebagai “ikon pembohong Indonesia” dan membeberkan sejumlah isu yang ia klaim tidak sesuai kenyataan.

Menurut alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini, kebohongan tersebut meliputi pesanan 6 ribu mobil Esemka, janji menolak impor dan utang luar negeri, hingga temuan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) senilai Rp7 triliun.

Rismon juga membantah pernyataan Jokowi yang sebelumnya menuding ada “orang besar” di balik penelitian timnya terkait dugaan ijazah palsu presiden. Ia menganggap tudingan tersebut sebagai bentuk merendahkan dirinya dan rekan-rekannya.

"Pihak Jokowi menuduh kami fitnah, tetapi dia suka fitnah. Kalau tidak minta maaf dalam waktu 3x24 jam, kami akan laporkan," tegasnya. "Kami tidak punya orang besar di belakang kami. Tuduhan itu seolah-olah kami diatur dan punya kepentingan politik."

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut terdapat manuver politik besar di balik isu dugaan ijazah palsu dirinya, termasuk wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut Jokowi, serangan itu melibatkan pihak-pihak tertentu yang memiliki kekuatan politik, bahkan ia menegaskan ada tokoh besar yang membekingi isu tersebut.(Man)

UpdateCerita TV